Menjual berbagai obat herbal manjur tanpa efek samping

Hubungi Kami: HP. 0821 3861 5111 - 0877 2451 6111 - BB 5E7B32FE

Manfaat daun dewa untuk obat tradisional

Daun Dewa mempunyai nama latin (Gynura divaricata), orang China menyebutnya Samsit. Tinggi tanaman ini sekitar 30-40 cm, merupakan tumbuhan tegak, batang daun pendek lunak berbentuk segi lima, dengan penampang berbentuk lonjong dan berambut pada sisi luar.

Daun Dewa memiliki panjang 20 cm, lebar 10 cm, dengan tangkai pendek, bulat lonjong berdaging, berbulu halus, ujung daunnya lancip, bertoreh pada tepi daun serta warna hijau keunguan. Daun dewa juga memiliki bunga majemuk yang tumbuh di ujung batang, berkelopak hijau berbentuk cawan, dan benang sari berwarna kuning berbentuk jarum.

Tumbuh di daerah dengan ketinggian 200-800 meter di atas permukaan air laut (dpl), daun dewa berkembang biak dengan umbi atau stek batang.

Tak jarang bila penanganan tidak tepat, daun dewa bisa saja terserang hama. Salah satu hama yang sering menyerang daun dewa adalah kutu putih. Upaya pengendalian hama dapat menggunakan pestisida alami atau pestisida nabati. Kita dapat membuat sendiri pestisida nabati menggunakan daun mimba, akar tuba, dan tembakau. Dengan cara ditumbuk halus, lalu direndam air dan dibiarkan semalaman. Keesokan harinya ramuan tersebut disaring, kemudian dilarutkan dengan air hangat. Hasilnya disemprotkan pagi atau sore hari ketika cuaca cerah, tidak hujan, yang akan menghilangkan khasiat pembasmi hamanya. Hindari penyemprotan pada siang hari, karena sinar matahari yang terik dapat menguraikan bahan aktif pestisida organik tersebut.

Macam pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman daun dewa adalah pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, kambing, kerbau ataupun ayam, dan pupuk organik atau yang alami seperti kompos.

Daun dewa dapat dipanen setelah mempunyai penampang daun yang lebar berwarna hijau tua dan berbentuk sempurna. Pengambilan daun dengan menggunakan pisau yang telah dibersihkan, sedangkan panen umbi dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6-8 bulan. Pada umur tersebut umbi sudah siap untuk disemai guna memperbanyak tanaman daun dewa.

Bagian yang digunakan untuk sarana pengobatan adalah daunnya yang mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan minyak atsiri.

– Analgesik (meredakan rasa nyeri)
– Anti Inflamasi (anti radang)
– Khasiat daun dewa melancarkan sirkulasi darah.
– Daun dewa digunakan untuk obat menurunkan tekanan darah tinggi.
– Khasiat daun dewa mengobati luka memar.
– Daun dewa sebagai obat pereda rasa nyeri.
– Khasiat daun dewa sebagai obat anti radang.
– Daun Dewa obat untuk menghentikan pendarahan.
– Khasiat daun dewa sebagai obat meluruhkan kencing.
– Daun dewa adalah obat penurun panas.
– Khasiat daun dewa sebagai obat kencing manis atau diabetes mellitus.
– Daun dewa obat pembersih racun dalam tubuh.

Pengolahan obat yang berasal dari daun dewa, bisa dengan daun segar yang disajikan langsung ataupun dalam bentuk ekstrak, yaitu daun disterilkan dan dikeringkan. Setelah benar-benar kering, daun digiling hingga menjadi tepung atau simplisia. Kemudian tepung disaring agar halus rata, lalu siap dimasukkan dalam kapsul.

Manfaat daun dewa untuk obat tradisional
Artikel "Manfaat daun dewa untuk obat tradisional" ditulis oleh admin update terakhir pada 11th Maret 2017 Categories: Obat Herbal Tags: , kesehatan, manfaat daun dawa, Obat herbal permalinks http://www.situsdokterherbal.com/2017/03/11/manfaat-daun-dewa-untuk-obat-tradisional/ di Situs Obat Herbal Terpercaya

Related Posts:

Contact Center
call-center-dokterherbal
Klik Cara pemesanan
cara-pemesanan-de-nature-indonesia
Temukan Kami Di
2015 - Situs Obat Herbal Terpercaya